Ambon, Pelita Maluku – Sebanyak 250 atlet Taekwondo Indonesia (TI) Kota Ambon akan berlaga dalam Liga Series 2 tingkat Provinsi Maluku yang digelar 12–14 Februari 2026 di Karang Panjang.
Menjelang keberangkatan, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena memberikan arahan langsung kepada para atlet di depan Balai Kota Ambon, Rabu (11/02/2026).
Dalam arahannya, Bodewin menegaskan bahwa target juara umum bukan sekadar ambisi, tetapi harus dibarengi disiplin, kerja keras, dan sportivitas.

“Jangan berharap jadi juara kalau latihan malas, begadang, apalagi terlibat hal-hal negatif. Juara lahir dari persiapan yang serius,” tegasnya di hadapan atlet, pelatih, dan orang tua.
Bodewin yang juga menjabat Ketua Umum KONI Kota Ambon mengatakan, kebangkitan olahraga di Ambon harus dimulai dari komitmen bersama—pemerintah, pengurus cabang olahraga, pelatih, hingga orang tua.
Menurutnya, keikutsertaan 250 atlet—mulai dari kelas pemula hingga prestasi—menjadi sinyal bahwa olahraga di Ambon mulai bangkit tanpa bergantung penuh pada intervensi pemerintah.
“Ini inisiatif luar biasa dari pengurus dan pelatih. Pemerintah tentu mendukung, karena masa depan kota ini ada di tangan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya olahraga sebagai ruang positif bagi anak-anak di tengah tantangan era digital.
“Kalau hanya habiskan waktu dengan gadget, dampaknya bisa panjang. Olahraga seperti taekwondo melatih disiplin, mental, dan menjaga anak-anak dari pengaruh negatif,” kata Bodewin.
Sementara itu, Manager Tim Taekwondo Kota Ambon, Soleman Letsoin, dalam laporannya menyebutkan 250 atlet yang diberangkatkan berasal dari berbagai kategori usia dan kelas pertandingan.
Kejuaraan akan berlangsung di Karang Panjang dan menjadi ajang seleksi sekaligus pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Popmal) 2026.

Ia juga mengungkapkan apresiasi kepada para orang tua yang mendukung penuh keikutsertaan anak-anak mereka, termasuk menanggung biaya pendaftaran sebesar Rp450 ribu per atlet.
“Target kami jelas, juara umum. Kalau itu tercapai, piala akan kami persembahkan untuk Kota Ambon,” kata Soleman.
Liga Series 2 ini dinilai menjadi momentum penting mengasah kemampuan atlet muda Ambon sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar di tingkat provinsi maupun nasional.











Komentar
Belum Ada Komentar