Pemkot Ambon Gandeng Perbankan Perluas Literasi Keuangan Pelajar

AMBON, PELITA MALUKU — Pemerintah Kota Ambon memperkuat kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri perbankan untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan di kalangan pelajar. Langkah ini ditandai dengan penyerahan bantuan CSR Bank CIMB Niaga kepada SMP Negeri 7 Ambon dalam apel pagi Pemkot Ambon di Lapangan Apel Balai Kota, Senin (12/10/2026).

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan edukasi keuangan perlu dimulai sejak bangku sekolah agar anak-anak memahami manfaat menabung dan terbiasa mengelola uang secara bijak.

Ia mengapresiasi dukungan OJK dan perbankan yang selama ini berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.

Menurut Bodewin, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan atau pembukaan rekening semata. Program itu harus diikuti edukasi berkelanjutan agar pelajar memahami fungsi rekening dan menjadikan menabung sebagai kebiasaan.

“Kalau anak-anak bisa menabung Rp5.000 sehari atau Rp10.000 seminggu, itu sudah baik. Yang penting mereka belajar menabung sejak dini,” kata Bodewin dalam amanatnya.

Ia juga meminta orang tua mendukung program satu rekening satu pelajar dengan mendorong anak-anak memiliki rekening tabungan. Dengan cara tersebut, pendidikan keuangan dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pembelajaran di sekolah.

Bodewin turut menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Ambon yang disebutnya meraih juara pertama dalam kompetisi literasi keuangan yang diikuti pemerintah daerah. Ia berharap capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat.

Penyerahan bantuan CSR dari Bank CIMB Niaga kepada SMP Negeri 7 Ambon menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan sektor perbankan dalam pendidikan keuangan.

Pemkot Ambon berharap sinergi bersama OJK dan industri jasa keuangan terus berjalan sehingga pelajar tidak hanya mengenal produk perbankan, tetapi juga memahami pentingnya perencanaan keuangan.

Melalui edukasi sejak dini, pemerintah ingin membangun generasi yang lebih disiplin dalam mengelola uang serta mampu mempersiapkan kebutuhan masa depan secara bertanggung jawab.


AIS FASSE REDAKSI PELITA MALUKU 



Kategori
PENDIDIKAN

Artikel Terkait

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar