Wali Kota Ambon dan Gubernur Maluku Tinjau 43 Rumah Korban Konflik di Hunut
Ambon, Pelita Maluku – Pemerintah memastikan pembangunan kembali rumah warga Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, yang hangus akibat konflik sosial 2025, telah rampung. Hal itu ditegaskan saat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau langsung lokasi, Kamis (15/1/2026).
Sebanyak 43 unit rumah dibangun melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon. Di lapangan, sebagian besar rumah telah siap ditempati, meski masih terdapat sejumlah penyempurnaan minor.
Wali Kota Bodewin mengatakan bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Maluku sekitar Rp1 miliar menjadi faktor kunci percepatan pembangunan, ditambah dukungan APBD Kota Ambon dan partisipasi pengusaha lokal.
“Semua rumah sudah berdiri. Tinggal beberapa bagian kecil yang perlu dirapikan. Ini bukti kehadiran negara bagi warga yang menjadi korban konflik,” ujar Bodewin.
Ia menegaskan, pembangunan fisik harus diikuti jaminan keamanan. Karena itu, pos polisi permanen disiapkan agar konflik serupa tidak kembali terjadi.
“Kalau keamanan terjaga, warga bisa hidup tenang dan tidak perlu lagi membangun ulang rumah mereka,” tegasnya.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menekankan bahwa pemulihan pasca konflik tidak cukup hanya dengan membangun rumah.
“Rumah sudah ada, tapi yang paling penting adalah rasa aman. Tanpa itu, masyarakat tidak akan benar-benar pulih,” kata Lewerissa.
Ia mengajak tokoh adat, pemerintah desa, dan aparat keamanan untuk menjaga perdamaian agar Hunuth tidak kembali menjadi titik konflik.
Peninjauan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD.
Redaksi Pelita Maluku – Ais









Belum Ada Komentar