Ambon Perkuat Fondasi Pembangunan, Pemkot Gandeng FST Unpatti
Ambon, Pelita Maluku – Pemerintah Kota Ambon memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui kolaborasi strategis dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti). Langkah tersebut ditandai dengan audiensi jajaran pimpinan FST Unpatti bersama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Balai Kota Ambon, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon membangun kebijakan pembangunan yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan di tengah tantangan perkotaan yang semakin kompleks. Melalui kemitraan tersebut, pemerintah daerah berharap dukungan riset, inovasi, dan teknologi dari kalangan akademisi dapat menjadi landasan dalam merumuskan berbagai program pembangunan.
Rombongan FST Unpatti dipimpin langsung Dekan FST, Prof. Dr. Henry J. Wattimanela, S.Si., M.Si., didampingi para wakil dekan, ketua jurusan, serta sejumlah akademisi dari berbagai bidang keilmuan.
Dalam audiensi tersebut, Prof. Henry menegaskan komitmen FST Unpatti untuk berkontribusi aktif mendukung pembangunan Kota Ambon melalui berbagai disiplin ilmu yang dimiliki fakultas. Menurutnya, bidang matematika, fisika, kimia, biologi, statistika, informatika, ilmu lingkungan hingga teknologi terapan memiliki relevansi kuat dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Keilmuan yang kami miliki dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan lingkungan, transformasi digital pemerintahan, mitigasi bencana, penguatan sektor pendidikan, pengolahan data pembangunan hingga pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Ambon,” ujarnya.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi merupakan kebutuhan penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan berdasarkan data, kajian ilmiah, dan kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, kerja sama dengan dunia akademik harus menghasilkan program yang konkret dan terukur, bukan sekadar menjadi agenda seremonial.
“Kami berharap pertemuan ini melahirkan kerja sama yang nyata dan berkelanjutan. Kota Ambon membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan penelitian untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi saat ini,” kata Bodewin.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam memperkuat sektor pendidikan, khususnya melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Menurutnya, kualitas guru menjadi faktor utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di era digital.
“Guru yang berkualitas akan melahirkan proses pembelajaran yang lebih efektif dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, serta daya saing generasi muda,” ujarnya.
Selain bidang pendidikan, Pemkot Ambon membuka peluang kerja sama dalam pengembangan inovasi teknologi pembelajaran, penguatan literasi digital, hingga pemanfaatan teknologi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa di daerah.
Di sektor lingkungan hidup, Bodewin juga memaparkan rencana penerapan kebijakan uji emisi kendaraan bermotor sebagai salah satu strategi pengendalian pencemaran udara di Kota Ambon. Menurutnya, implementasi kebijakan tersebut membutuhkan dukungan akademik dan pendekatan ilmiah yang kuat.
Untuk itu, ia meminta Dinas Perhubungan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon segera menjajaki kerja sama lebih lanjut dengan FST Unpatti guna mendukung proses pengukuran, pemetaan data, serta penyusunan kebijakan berbasis hasil penelitian.
“Pendekatan ilmiah sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon Ronald Lekransy, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Ambon Rini M. Salampessy, serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Ambon.
Melalui kolaborasi ini, Pemkot Ambon dan FST Unpatti berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang mampu menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan pembangunan, sekaligus memperkuat fondasi Ambon sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Redaksi Pelita Maluku - Ais Fasse
Indonesia
English
Belum Ada Komentar