CCTV Jadi Tulang Punggung Pengawasan Kota Ambon
Jum'at, 16 Januari 2026
“Nyalakan Cahaya Dari Timur Untuk Indonesia
Bagikan

CCTV Jadi Tulang Punggung Pengawasan Kota Ambon

Ambon, Pelita Maluku – Sistem Pengawasan Terpusat (CCTV) kian memainkan peran strategis dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat di Kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon menilai teknologi ini efektif menekan gangguan keamanan sekaligus memperkuat fungsi pengawasan di ruang publik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, mengatakan perluasan pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih tertib dan terkendali.

“CCTV bukan sekadar alat pantau, tetapi pilar penting dalam menciptakan rasa aman dan keteraturan di kota,” kata Lekransy kepada wartawan di Ambon, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, kehadiran kamera pengawas memberikan efek jera bagi pelaku tindakan menyimpang. Sejumlah wilayah yang telah dipasangi CCTV menunjukkan tren penurunan kasus pencurian, perkelahian, dan gangguan ketertiban umum.

Peran CCTV juga dinilai krusial saat perayaan hari besar, seperti HUT Kemerdekaan RI, Natal, dan Tahun Baru. Kamera pengawas membantu aparat memantau keramaian agar tetap terkendali dan meminimalkan potensi konflik.

“Selain pencegahan, rekaman CCTV menjadi bukti objektif yang sangat membantu aparat kepolisian dalam proses penyelidikan hingga penuntutan,” ujar Lekransy.

Ia menyebut, dalam sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas dan tindak kejahatan, rekaman CCTV berhasil mengidentifikasi pelaku, melacak pergerakan, serta memperkuat pembuktian di pengadilan. Hal ini dinilai mempercepat penyelesaian perkara dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Dalam sektor lalu lintas, CCTV yang terpasang di simpang-simpang padat memungkinkan petugas memantau arus kendaraan secara real time. Saat terjadi kemacetan atau insiden, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Tak hanya itu, sistem ini juga dimanfaatkan untuk memantau infrastruktur publik, seperti lampu jalan dan jembatan, sehingga kerusakan dapat terdeteksi lebih dini.

“Kerusakan bisa segera ditangani sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar,” tegas Lekransy.

Ke depan, Pemkot Ambon memastikan pengembangan CCTV tetap memperhatikan perlindungan privasi dan keamanan data. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan Linmas dan organisasi kemasyarakatan, agar pemanfaatan teknologi ini berdampak langsung bagi warga.

Lekransy menegaskan, keberadaan CCTV telah memberi rasa aman yang mendorong aktivitas masyarakat tetap bergerak.

“Warga merasa lebih nyaman beraktivitas. Dampaknya terlihat pada geliat ekonomi lokal, mulai dari perdagangan, pariwisata, hingga UMKM,” pungkasnya.

Redaksi Pelita Maluku – Ais

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar