ARTIKEL TERBARU

Peringatan HUT Otonomi Daerah, Toisuta Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Hasil Nyata

Peringatan HUT Otonomi Daerah, Toisuta Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Hasil Nyata

Ambon, Pelita Maluku  — Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Balai Kota Ambon dimanfaatkan Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisuta, untuk menegaskan arah baru birokrasi: bekerja bukan sekadar menghabiskan anggaran, tetapi menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat.

Di hadapan peserta upacara, Toisuta menekankan bahwa otonomi daerah harus menjadi alat untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, ia mengakui, praktik di lapangan masih jauh dari harapan.

“Reformasi birokrasi harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar administrasi. Ukurannya adalah dampak yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan, selama tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah, persoalan klasik seperti ketidaksinkronan perencanaan dan penganggaran antara pemerintah pusat dan daerah masih terus terjadi. Dampaknya, program kerap tumpang tindih dan tidak efektif menjawab kebutuhan warga.

Di balik itu, Toisuta menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya menikmati layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan perlindungan sosial yang layak. Kondisi ini, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kerja pemerintah belum selesai.

Karena itu, ia mendorong perubahan cara kerja birokrasi melalui pendekatan berbasis outcome, didukung digitalisasi terintegrasi dan inovasi daerah, agar pelayanan publik lebih cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Selain reformasi birokrasi, Toisuta juga menyinggung pentingnya penguatan kemandirian fiskal daerah agar pemerintah daerah tidak terus bergantung pada dana transfer pusat. Ia menilai, kemandirian ini penting untuk memberi ruang gerak dalam merespons persoalan lokal secara lebih fleksibel.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam menangani isu lintas wilayah seperti lingkungan, transportasi, dan pengelolaan sampah, yang tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan tekanan ekonomi, Toisuta mengajak pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, termasuk mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja.

Menutup sambutannya, ia mengingatkan agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Pada akhirnya, keberhasilan pemerintah diukur dari seberapa besar masyarakat merasakan perubahan dalam hidup mereka,” ujarnya.

Peringatan HUT Otonomi Daerah tahun ini pun menjadi refleksi bahwa otonomi bukan sekadar kewenangan, melainkan tanggung jawab untuk memastikan negara hadir dalam kehidupan warganya.


Redaksi Pelita Maluku 


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

SERBA - SERBI PELITA MALUKU

Pra RAT KSP CU Hati Amboina 2025: Pemerintah Apresiasi Peran Strategis Koperasi Sejahterakan Anggota...

CREDIT UNION HATI AMBOINA GELAR PRA RAT TAHUN 2025

Wawali Ambon Ajak Warga Dukung Stella di Final Lomba Bintang Radio Nasional...

Wakil Walikota Ambon Ely. Toisutta S.Sos

Sosok Humanis, Mourits Tamaela Kembali Pimpin DPC NasDem Kota Ambon ...

Ketua DPRD Kota Ambon
Kategori